Sunday, July 14, 2019

FESTIVAL PANGANAN LOKAL 2019, AJANG KREATIVITAS OLAH BAHAN PANGAN LOKAL

Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia secara umum, menjadi sumber karbohidrat utama bagi tubuh. Seiring makin pesatnya pertambahan penduduk, makin tinggi pula kebutuhan beras. Padahal masih banyak sumber pangan lain yang bisa dimanfaatkan sebagai pengganti beras seperti umbi-umbian, jagung dan biji-bijian.
Oleh karena itulah Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Tanaman Pangan (DTPHPKP) bersama Tim Penggerak PKK kabupaten Magetan menggelar Festival Panganan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman. Acara dilaksanakan di Pendopo Surya Graha, Sabtu (13/7/2019).
Kepala DTPHPKP kabupaten Magetan, Edy Suseno menyampaikan festival tersebut sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan pada beras serta memperkaya keanekaragaman makanan lokal. Selain itu hal tersebut bisa memberdayakan ibu rumah tangga untuk lebih kreatif dalam mengolah makanan untuk keluarga. Pun olah makanan tersebut bisa menjadi peluang usaha untuk menopang perekonomian keluarga.
Bupati Suprawoto menyambut positif festival Panganan Lokal tersebut. Menjadi ajang kreatifitas olah bahan makanan lokal yang sehat dan aman untuk keluarga. Selain itu bisa menjadi peluang ekonomi dengan membuat makanan olahan yang bernilai jual. Tentunya makanan olahan tersebut harus memiliki ciri khas dari sisi rasa serta didukung dengan strategi promosi yang bagus. (Humasprotokol)


POLRES MAGETAN GELAR DZIKIR DAN ISTIGHOSAH TNI POLRI DAN ULAMA

Masih dalam rangkaian kegiatan peringatan hari Bhayangkara ke 73, Polres Magetan melaksanakan Dzikir dan Istighosah TNI POLRI ulama. Acara tersebut dilaksanakan di gedung pesat Gatra, Jumat (12/7/2019). Acara dihadiri oleh anggota FORKOPIMDA, jajaran TNI, POLRI, ulama, tokoh masyarakat dan majelis taklim.
Kapolres Magetan, AKBP. Muhammad Riffai, SH, MH menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Serta meningkatkan soliditas TNI POLRI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Magetan. Kapolres berharap semoga kerukunan antar umat beragama tetap terjalin baik, sebagai pondasi mewujudkan situasi kondusif di Magetan.
Bupati Suprawoto menyampaikan semoga POLRI semakin dekat dengan masyarakat serta lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Magetan khususnya. Bupati juga berharap toleransi antar umat beragama terus dipupuk dengan baik, serta sinergitas segenap elemen baik pemerintah, POLRI dan TNI terus terjaga untuk bisa bersama menyatukan langkah mewujudkan Magetan Terdepan. (Humasprotokol)

PENGURUS PWI MAGETAN DILANTIK

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur melantik pengurus PWI kabupaten Magetan. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Surya Graha, Jumat (12/7/2019). Nurbiyanto dipercaya menakhodai PWI Magetan periode 2019-2020.
Ketua PWI Jawa Timur, Ainur Rohim menyampaikan bahwa PWI adalah organisasi kewartawanan yang berkomitmen untuk memajukan pers Indonesia. Di era kemajuan diseminasi informasi, salah satu poin penekanan dalam pemberitaan pers saat ini adalah membuat konten berita yang ramah anak. Hal tersebut menjadi konsen dari dewan pers untuk memberikan perlindungan kepada anak.
Bupati Suprawoto mengucapkan selamat kepada pengurus PWI yang baru dilantik. Menyikapi kondisi saat ini di tengah gencarnya arus informasi, kita harus bijak untuk mengakses informasi yang berupa karya jurnalistik atau informasi media sosial semata. Yang perlu diwaspadai adalah informasi media sosial yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Untuk itu kita perlu selektif dalam menerima informasi sehingga informasi yang kita terima benar-benar bisa memberi " Value" (nilai) untuk kita.
Bupati berharap bisa terjalin sinergi antara pemerintah dengan insan pers untuk bersama mengemban fungsi masing-masing dalam membangun Magetan. Pemerintah sebagai pelaksana pemerintahan sedangkan insan pers memegang peran sebagai "laboratorium klinik" (fungsi kontrol) dalam penyelenggaraan pemerintahan. (Humas protokol)


KENDALIKAN INFLASI, TPID KABUPATEN MAGETAN ADAKAN RAKOR

Untuk mengendalikan inflasi di daerah khususnya di Kabupaten Magetan. Rapat Kordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah yang buka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan dan juga dihadiri oleh perwakilan Bulog Divreg Ponorogo, BI kediri dan Biro Perekonomian Pemprov Jawa Timur berlangsung di Rumah Dinas Bupati Magetan Kamis,11 Juli 2019.
Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Dr.Drs. Bambang Trianto, MM yg juga sebagai ketua Harian TPID yang mewakili Bupati Magetan menyampaikan bahwa sejuah ini TPID Kab.Magetan telah melakukan langkah langkah dalam upaya untuk mengendalikan inflasi di Magetan dengan melaksanakan kegiatan diantaranya publikasi harga barang dan jasa secara berkala,melakukan pamantauan harga dan ketersediaan harga komofitas, mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan berdampak pada kenaikan harga
Kebutuhan pokok, melakukan sejumlah tindakan yang dirasa perlu untuk menjamin ketersediaan barang serta secara berkesinambungan dan berkala melaksanakan koordinasi dan evaluasi terkait pengendalian Inflasi di daerah dengan instansi samping serta Gubernur Jawa Timur.
Sementara itu menurut Data Resmi yang di keluarkan oleh BPS per Bulan Mei 2019 laju inflasi di Kabupaten Magetan sebesar 0.61 % diatas rata-rata laju inflasi Jawa Timur yang sebesar 0,41 pada April 2019 .
Sementara itu perwakilan dari Bank Indonesia (BI ) Musni Hadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan perlunya untuk menekan angka inflasi agar pertumbuhan ekonomi riil tinggi yang akan berimbas pada naiknya pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Pengendalian angka inflasi sangat penting demi terjaganya kondisi ekonomi pada suatu daerah sehingga Pemerintah Daerah diharapkan mampu untuk saling bersinergi dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan / pokok yang selama ni menyumbang besar dalam tingginya angka inflasi.sampai berita ini di turunkan Rakor Masih berlangsung. ( humasprotokol)

PUNCAK PERINGATAN HUT KE 73 BHAYANGKARA, POLRES MAGETAN GELAR TASYAKURAN

Pemotongan tumpeng oleh Kapolres Magetan menandai puncak peringatan HUT ke 73 Bhayangkara. Acara tersebut dikemas dalam Tasyakuran HUT ke 73 Bhayangkara yang diselenggarakan di Koramil Kawedanan, Kamis (11/7/2019). Acara dihadiri oleh segenap anggota FORKOPIMDA, jajaran TNI/POLRI, Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd segenap pimpinan OPD terkait, tokoh agama dan toko masyarakat setempat.
Kapolres Magetan, AKBP. Muhammad Riffai, SH, MH menuturkan acara tasyakuran tersebut merupakan puncak dari peringatan HUT Ke 73 Bhayangkara di kabupaten Magetan. Acara puncak hari Bhayangkara sengaja dilaksanakan di Koramil Kawedanan sebagai bentuk sinergitas TNI POLRI dan komitmen bersama untuk bersatu menjaga keutuhan NKRI. Momen hari Bhayangkara juga menjadi tonggak untuk melakukan pembenahan internal di sektor pelayanan publik dan peningkatan kinerja anggota untuk lebih meningkatkan kepercayaan publik pada institusi POLRI. Hal tersebut juga menjadi komitmen Polres Magetan untuk melayani dan mengayomi masyarakat.
Polres Magetan juga melaksanakan berbagai lomba untuk memeriahkan peringatan HUT ke 73 Bhayangkara. Antara lomba Pelayanan SKCK dan lomba Babinkamtibmas . Lomba tersebut juga untuk memacu kinerja dan prestasi anggotanya. (Humasprotokol)


Wednesday, July 10, 2019

RATUSAN ANAK IKUTI KHITANAN MASAL

Wajah riang sontak berubah pucat pasi saat acara khitanan dimulai. Melihat rekannya menangis histeris, anak - anak lain juga turut menangis. Sehingga anggota keluarga yang mendampingi segera berusaha menenangkan mereka kembali. Pun dengan Wakil Bupati yang akrab disapa Bunda Nanik berusaha untuk memberikan dukungan semangat kepada anak - anak saat meninjau langsung acara tersebut. Namun tak sedikit pula dari mereka yang mengikuti proses khitanan dengan tenang tanpa ada rasa takut, meskipun usia mereka masih belia.
Suasana tersebut terlihat pada acara Khitanan Masal yang diselenggarakan oleh Pemkab Magetan melalui Dinas Sosial bersama dengan Tim Penggerak PKK kabupaten Magetan pada Rabu (10/7/2019). Acara tersebut diikuti oleh ratusan anak dari berbagai kecamatan di kabupaten Magetan. Untuk acara pembukaan dilaksanakan di Pendopo Surya Graha sedangkan proses khitan dilaksanakan di gedung KORPRI.
Plh. Kepala dinas Sosial kab. Magetan, Lilik Pujiati, S.Sos menuturkan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian sosial kepada warga Magetan dan membantu warga kurang mampu untuk melaksanakan khitan. Tercatat 200 anak dari 18 kecamatan di kabupaten Magetan mengikuti kegiatan khitanan tersebut.
Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd menyambut baik penyelenggaraan khitanan masal tersebut sebagai wujud kepedulian dan kesetiakawanan sosial kepada sesama utamanya bagi warga yang kurang mampu. Khitan adalah bagian dari ibadah dan turut menjadi upaya untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.(Humasprotokol)




KELUARGA KORBAN MENINGGAL MUSIBAH SARANGAN TERIMA SANTUNAN



Sebagaimana diketahui beberapa waktu yang lalu telah terjadi musibah orang tenggelam di Sarangan. Korban adalah Dodik Supriyanto (41) warga kecamatan Kartoharjo, kota Madiun. Korban ditemukan sudah tak bernyawa karena tenggelam. Berdasarkan hasil identifikasi tim Polres Magetan dan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga disimpulkan kejadian tersebut murni karena musibah.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial kepada keluarga korban, Bupati Suprawoto bersama kepala cabang Jasa Raharja Putra Jawa Timur menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Santunan diserahkan kepada Lilik Surtiningsih (istri korban) di ruang kerja Bupati Selasa (8/7/2019).
Pada kesempatan tersebut Bu
pati Suprawoto mengucapkan belasungkawa yang paling dalam atas musibah yang menimpa keluarga. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Jasa Raharja atas santunan yang diberikan. Semoga bisa membantu keluarga yang ditinggalkan.
Bupati juga menyampaikan bahwa dibalik musibah tersebut ada banyak pelajaran yang diambil utamanya bagi Pemkab untuk lebih memperhatikan keselamatan para wisatawan di kawasan objek wisata. Oleh karena itu OPD terkait harus berupaya nyata menjamin keselamatan dan kenyamanan para wisatawan. (Humasprotokol)